Black boxΒ itu selanjutnya diserahkan ke tim investigasi, dan diharapkan bisa menguak penyebab kecelakaan helikopter TNI itu.
"Setelah berhasil dievakuasi, FDR selanjutnya diserahkan kepada Tim Investigasi Puspenerbad untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan helikopter tersebut," demikian pernyataan TNI.
"Temuan ini diharapkan dapat membantu proses investigasi dalam mengungkap penyebab kecelakaan," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Penerangan Kodam XXII Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Manullang menyebut helikopter milik TNI AD itu mengalami kecelakaan saat mengambil air laut ketika melakukan water bombing.