Ia menambahkan, kompetisi ini merupakan langkah awal dalam membangun sistem pembinaan yang menjangkau daerah hingga tingkat nasional.

"Ini justru awal pembinaan. Mungkin waktu itu dengan kompetisi dan pendampingannya biasa-biasa saja. Tapi saya sudah berkomitmen bahwa, kami punya struktur sampai ke daerah, kami punya anggota-anggota terbaik di daerah, melalui kompetisi ini muncul liganya dari daerah, lalu kemudian kami bikin ke desa, hingga muncul kompetisi nasional yang kami bawa," ujarnya menambahkan.

Kompetisi binaan BLiSPI sebelumnya turut menjadi bagian dari perjalanan sejumlah pemain yang kini dikenal di sepakbola Indonesia, di antaranya Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Ketua Umum BLiSPI Subagja Suihan menyebut turnamen ini juga dapat menjadi basis data bagi para pegiat sepakbola untuk memantau potensi pemain muda.