Akibat tertimpa reruntuhan, ER mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh. Cedera tersebut tim redaksi lain ditemukan pada kaki, tangan, kepala, hingga bagian pelipis.
"Untuk luka ada di bagian kaki, tangan, serta luka dan goresan di kepala, termasuk pelipis," ujarnya.
Hermansyah mengatakan keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pihak keluarga juga tidak mengajukan tuntutan terhadap pihak mana pun.
"Dari pihak keluarga tidak menuntut kepada pihak mana pun. Keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah," katanya.
Sementara itu, salah seorang saksi mata bernama Nuryanto membenarkan bahwa ER sedang bermain petak umpet bersama tiga anak lainnya sebelum kejadian.
"Empat orang, empat anak," kata Nuryanto saat ditanya jumlah anak yang bermain.
Menurut Nuryanto, ER dan teman-temannya bermain di sekitar area pagar atau tembok kamar mandi yang sudah lama terbengkalai. Saat permainan berlangsung, tembok tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa korban.