Ia menjelaskan revitalisasi Stasiun Gambir akan dilakukan dalam dua tahap dengan estimasi pengerjaan selama dua tahun. Dalam pengembangannya, kawasan tersebut juga akan dihubungkan dengan MRT Jakarta.
"Antara koridor yang ada di timur, yaitu di Stasiun Gambir, kemudian dengan MRT Jakarta di koridor baratnya, itu akan tersambung," ujarnya.
Bobby menyebut anggaran revitalisasi Stasiun Gambir diperkirakan mencapai sekitar Rp2 triliun. Pendanaan proyek akan berasal dari KAI dan sindikasi perbankan, bukan melalui penyertaan modal negara (PMN).
"Kami sampaikan anggaran yang untuk kereta Bali itu sekitar Rp2 triliun lebih, kemudian untuk Stasiun Gambir juga segitu," ujar Bobby.