Namun, juru bicara Nvidia membantah laporan The New York Times. Mereka mengatakan Megaspeed merupakan pelanggan cloud regional biasa, dan hubungan Jensen dengan eksekutifnya adalah hal yang biasa karena ia berkomunikasi dengan ribuan pelanggan setiap tahunnya. Juru bicara Nvidia menambahkan bahwa pelanggannya tidak memiliki akses ke rahasia dagang perusahaan.
"Pelanggan cloud regional kami menerima informasi bisnis biasa-bukan rahasia dagang Nvidia yang sensitif-dan tidak ada informasi yang relevan dengan keamanan nasional," kata juru bicara Nvidia dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari TechCrunch, Minggu (1/11/2026).
Laporan ini juga mengungkap bahwa Megaspeed sebelumnya dicurigai membantu perusahaan China menghindari regulasi ekspor terhadap chip AI buatan Nvidia, yang tidak diizinkan untuk dikirim ke China.