Mengutip data Kementerian ESDM, Indonesia tercatat memiliki potensi EBT sebanyak 3.687 gigawatt (GW) yang terdiri atas energi surya 3.294 GW, tenaga air 95 GW, angin 155 GW, energi laut 63 GW, bioenergi 57 GW dan panas bumi 24 GW.

Djoko mengatakan dari jumlah potensi itu, yang sekarang ini sudah dimanfaatkan baru 17 persen.

"Kita bisa pakai EBT. Kita sudah sukses, kok, untuk B50 misalnya, enggak impor kita enggak masalah. Energi bersih kita main," katanya dalam The Economic NadiKabar.com TV With Rully Kurniawan pada Kamis (29/10) malam.