Gede Teja memaparkan kawasan penginapan seluas 4 hektare milik I Kadek Suardika bersama tiga rekannya itu memang memiliki topografi di kemiringan jurang dan berada tepat di pinggir sungai Tukad Yeh Kilap.
Untuk mengoptimalkan proses evakuasi, tim gabungan telah melakukan berbagai kegiatan penanganan di lokasi kejadian.
Petugas telah menutup sebagian pintu air bendungan di hulu agar aliran air ke sungai berkurang guna memudahkan pencarian WNA dan satu WNI itu di sepanjang aliran sungai.
Selain itu, tim di lapangan melakukan penyemprotan air pada timbunan tanah di lokasi tenda serta menyusuri sungai sampai ke Bendungan Batulantang sejauh 500 meter.
Proses pencarian korban terdampak longsor tersebut juga mengerahkan bantuan anjing pelacak K9 dari Polda Bali.