NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang memperketat pemantauan Gunung Semeru saat terjadi erupsi disertai awan panas guguran (APG) secara beruntun sebanyak empat kali pada Kamis.

"Kami meningkatkan kesiapsiagaan, sehingga pemantauan intensif dilakukan melalui sejumlah pos pantau untuk mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Semeru sekaligus mengantisipasi potensi dampaknya terhadap masyarakat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono.

Menurut dia, pemantauan dilakukan melalui kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik strategis, khususnya kawasan Curah Kobokan dan Oro-Oro Ombo.