Kekalahan dari Como begitu menyakitkan mengingat klub Italia itu adalah anak bawang di Liga Champions. Mereka bahkan masih berkompetisi di Serie D beberapa tahun lalu.

Tapi, Como jadi bukti bahwa kesuksesan bisa diciptakan jika semua pihak di klub punya visi dan misi yang jelas, tidak seperti MU yang dinilai masih sulit lepas dari bayang-bayang kesuksesan era Sir Alex Ferguson yang menghasilkan 38 trofi.

"Semua orang di klub harus paham bahwa kami tidak lagi seperti dulu; kami tidak sama lagi, dan kami harus menatap masa depan," ujar Fernandes kepada Sky Italia.