"Mereka tidak suka, kaum neoliberal, bangsa ini mandiri, bisa bikin chip sendiri, bisa punya model AI sendiri, bisa punya mobil nasional sendiri. 'Wah nanti enggak laku mobil kita di Indonesia'," katanya.
"Kaum sosial liberal, mereka trauma dengan kehadiran negara. 'Nanti otoriter,' Disamakan dengan Orde Baru. Padahal beda. Kehadiran negara oleh Pak Prabowo adalah bukan untuk membela cukong," tambah dia.
Kemudian ada kaum populis agraris yang menurutnya tidak siap jika petani alami kemajuan. Budiman menyebut bahwa pemikiran Prabowo sejatinya mirip dengan para pendiri bangsa.
"Mereka belum bisa terima nelayan itu punya kapal modern. 'Wah, ini nggak rakyat lagi ini kalau nelayannya pakai kapal modern. Kalau petani ngerti akuntansi, nggak, petani itu enggak boleh ngerti akuntansi, ngertinya macul aja," ucap dia.