Penugasan tersebut telah diterima BULOG, dengan kesiapan beras dan kemasan yang telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran distribusi. Saat ini, BULOG masih menunggu data nama penerima bantuan dari Kementerian Sosial sebagai dasar pelaksanaan penyaluran kepada masyarakat yang berhak.
"Suratnya sudah keluar. Untuk kemasan dan berasnya juga sudah siap semuanya. Tinggal menunggu nama-nama penerima yang belum kami terima dari Kementerian Sosial. Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ke depan sudah bisa keluar dan segera kita salurkan," jelas Ahmad Rizal Ramdhani.
Lebih lanjut, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam menjalankan penugasan pemerintah, baik melalui pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), penyaluran beras SPHP, maupun pelaksanaan bantuan pangan.
Melalui berbagai program tersebut, BULOG berupaya menjaga kesinambungan pasokan beras di masyarakat, termasuk dalam menghadapi momentum akhir tahun ketika kebutuhan pangan cenderung meningkat.
Penyelenggaraan GPM Nasional dalam momentum Hari Pangan Sedunia 2026 mengusung semangat 'Berinovasi Kini, Menjaga Pangan Masa Depan' ini menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan dalam pengelolaan pangan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya memastikan manfaat program stabilisasi pangan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga pasokan dan harga pangan di berbagai wilayah Indonesia.
Ke depan, Perum BULOG akan terus mengoptimalkan perannya melalui penguatan pengelolaan stok, kelancaran distribusi, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan sesuai penugasan pemerintah.
Sinergi bersama Bapanas, ID FOOD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan tetap terjaga, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan.