Menurutnya, salah satu upaya yang tengah didorong pemerintah daerah adalah pengembangan ekonomi biru atau blue economy. Program tersebut mencakup pengelolaan kawasan pesisir dan mangrove melalui kegiatan budidaya dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Iskandarsyah berharap pengembangan potensi maritim tersebut dapat menjadikan Karimun sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia juga mengaitkan upaya tersebut dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029.

"Kami yakin Karimun kalau kita betul-betul kerja sama penuh dengan semangat, kita yakin kita menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.

"Kita tahu bahwa keinginan Bapak Presiden kita dalam Asta Cita 2029 pengennya pertumbuhan ekonomi 8 persen dan mudah-mudahan Karimun bagian dari pertumbuhan ekonomi 8 persen di 2029," imbuhnya.