Ia menyebut bahwa dengan adanya pembangunan jalan Lingkar Sidorejo tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga membuka peluang pengembangan potensi ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata di kawasan Kabawetan.
Untuk itu, dirinya mengajak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan agar pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.
Sebab, terang Zurdi, pengawasan terhadap pembangunan jalan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pihak pelaksana, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai penerima manfaat langsung.
"Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pekerjaan ini. Apabila ada hal-hal yang tidak sesuai, silakan disampaikan. Kita ingin pembangunan ini benar-benar menghasilkan jalan yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," ujar dia.