NADIKABAR.COM — Campus League Raih Penghargaan Kategori Outstanding Student-Athlete Development di ajang NadiKabar.com Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur Transmedia Warnedy kepada CEO Campus League Ryan Gozali di acara NadiKabar.com Awards 2026 yang digelar di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (6/11).

Campus League muncul sebagai angin segar di tengah kekosongan kompetisi di tingkat mahasiswa yang bersifat nasional dan menyeluruh. Di ajang Campus League, tahun 2026 adalah Season 1 ketika sejumlah kompetisi resmi dipertandingkan mulai dari tingkat regional menuju tingkat nasional.

Bola basket, bulu tangkis, futsal, dan Uni Games yang mempertandingkan sejumlah cabang olahraga digelar di tahun ini. Basket dan bulu tangkis sudah menyelesaikan kompetisinya dan Campus League kini sedang menggelar cabor futsal dan mempersiapkan pertandingan Uni Games.

Kehadiran Campus League membuat geliat olahraga di level mahasiswa menjadi lebih bergairah dibandingkan sebelumnya. Terlebih, lewat Campus League, kompetisi olahraga di level mahasiswa yang berdiri sendiri, kini ada dalam satu naungan yang sama. Ada label juara umum yang juga bisa dikejar oleh universitas peserta Campus League.

Campus league menawarkan sejumlah keuntungan bagi mereka yang terlibat di dalamnya. Salah satunya, tim juara akan merasakan atmosfer pertandingan di level Asia. Hal ini jelas jadi benefit istimewa bagi para student-athlete untuk merasakan atmosfer berlaga jadi wakil Indonesia menghadapi tim-tim dari negara lainnya.

Secara umum, Campus League punya tujuan besar. Mereka ingin membentuk manusia-manusia super yang bisa hadir, baik nantinya berkiprah di level tim nasional ataupun di bidang pekerjaan lainnya.

Ditarik dengan lingkup yang lebih luas, Campus League juga ingin ikut berpartisipasi dalam peningkatan jumlah Sarjana S1 di Indonesia lewat beasiswa olahraga yang dihadirkan tiap universitas. Dengan demikian, Campus League mendorong denyut kehidupan student-athlete di Indonesia menjadi lebih bergairah dibanding sebelumnya.

Karena itu, persyaratan akademik juga jadi bagian yang wajib diikuti oleh peserta yang bakal tampil di Campus League. Campus League ingin pesertanya juga memperhatikan pendidikan secara konsisten.

Demi mewujudkan ekosistem student-athlete, Campus League punya komitmen jangka panjang selama 30 tahun. Dengan demikian, Campus League bisa mendorong universitas untuk menyusun skema beasiswa bagi atlet berprestasi dengan lebih fokus dan konsisten. Hal ini tak lepas dari komitmen kompetisi yang akan rutin digulirkan tiap tahun selama tiga dekade mendatang.

"Menjadi student-athlete, itu sebenarnya kami berusaha menciptakan manusia-manusia super dalam tanda kutip. Mereka harus bisa hidup seimbang sebagai mahasiswa, sebagai atlet. Artinya pengaturan waktu mereka harus bagus. Nantinya mereka akan menghadapi konflik. Belum lagi berbicara soal level kebugaran, skill komunikasi, skill kepemimpinan, dan seterusnya. Ini sebenarnya juga nilai-nilai yang sangat berguna di dunia korporat."

"Jadi yang kami ingin adalah bila memang mereka level olahraganya sangat bagus sekali, mereka mungkin bisa tembus ke tim nasional dan membela Indonesia Tetapi bila level mereka ada di level kampus, mereka bisa mendapatkan kesempatan bergengsi di sebuah kompetisi yang baik, mendapatkan exposure, berkembang juga sebagai atlet dan manusia. Dan juga mendapat gelar S1," ucap CEO Campus League Ryan Gozali.