NADIKABAR.COM — Kondisi baterai menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika sebuah HP Android sudah digunakan dalam waktu lama. Penurunan kapasitas baterai dapat membuat perangkat lebih cepat kehabisan daya dan membutuhkan pengisian lebih sering.

Namun, istilah “sisa umur HP” sebenarnya tidak hanya berkaitan dengan usia perangkat. Kondisi baterai, jumlah siklus pengisian daya, kapasitas yang tersisa, hingga kesehatan komponen dapat menjadi indikator untuk melihat seberapa baik perangkat masih dapat digunakan. Android sendiri menyediakan informasi kesehatan dan siklus baterai pada sejumlah perangkat dan versi sistem operasi.

Lantas, bagaimana cara mengecek kondisi dan perkiraan sisa umur HP Android dengan mudah?

1. Cek kesehatan baterai dari pengaturan

Beberapa HP Android menyediakan menu kesehatan baterai secara langsung di pengaturan. Namun, letak menu dan informasi yang tersedia dapat berbeda tergantung merek, model, serta versi Android.

Pada Google Pixel 8a dan model yang lebih baru, misalnya, pengguna dapat membuka Setelan > Baterai > Kesehatan baterai untuk melihat status baterai. Sistem akan menampilkan kondisi “Normal” atau “Berkurang” serta perkiraan kapasitas baterai dibandingkan kapasitas ketika perangkat masih baru.

Google menjelaskan bahwa status “Berkurang” menunjukkan kapasitas maksimum baterai sudah berada di bawah 80 persen. Dalam kondisi tersebut, pengguna disarankan mempertimbangkan penggantian baterai.

Cara berikutnya adalah menggunakan fitur diagnostik yang tersedia pada perangkat. Fitur ini dapat membantu mengetahui kondisi baterai sekaligus komponen lain pada HP.

Pada perangkat Samsung Galaxy, pengguna dapat membuka aplikasi Samsung Members, kemudian memilih Diagnostik > Diagnostik ponsel > Status baterai. Hasil pemeriksaan akan menunjukkan kondisi baterai seperti normal, lemah atau buruk.