NADIKABAR.COM — Aksi massa dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik Jakarta hari ini, Rabu (28/10/2026). Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani.
Bagi masyarakat yang hendak beraktivitas, kondisi jalan di Jakarta bisa dipantau melalui kamera CCTV secara online. Ada sejumlah layanan CCTV yang dapat diakses lewat HP maupun laptop untuk membantu pengendara mengecek situasi lalu lintas sebelum bepergian.
Pemantauan CCTV ini bisa menjadi salah satu cara menghindari kemacetan akibat aksi massa. Masyarakat dapat melihat kondisi sejumlah ruas jalan dan mempertimbangkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan kendaraan.
Informasi mengenai potensi rekayasa lalu lintas disampaikan melalui akun Instagram resmi @tmcpoldametro. Aksi penyampaian pendapat tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
"Sehubungan dengan adanya aksi penyampaian pendapat pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, di kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani, Jakarta Pusat, diperkirakan terjadi kepadatan lalu lintas dan rekayasa arus secara situasional," tulis TMC Polda Metro Jaya.
Aksi tersebut dikabarkan melibatkan kelompok mahasiswa dan masyarakat sipil. Kepolisian mengimbau pengguna jalan menghindari kawasan terdampak, menyiapkan rute alternatif, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sementara itu, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat dan aspirasi sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
"Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya seperti dikutip dari 20detik.