"Yang dirasakan perut sakit, pengin muntah," jelasnya.
Dia mengaku tidak curiga terhadap MBG yang diterima kemarin. Sebab makanannya secara sekilas tidak basi. Justru menurutnya rasanya enak.
"Pas dimakan nggak basi, malah enak," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Natsir berharap agar MBG dihentikan saja. Dia khawatir siswa-siswa akan menjadi korban keracunan MBG.
"Kalau bisa ditutup, apa diganti uang, yang penting ditutup agar tidak meresahkan orang tua," jelasnya ditemui di lokasi.
"Waswas lah, di rumah tidak kenapa-kenapa, ini malah dapat kabar keracunan," lanjut dia.
Untuk diketahui, dua sekolah itu adalah SMP Negeri 1 Gembong dan MTS Negeri 3 Pati. Lokasi dua sekolah di satu wilayah Kecamatan Gembong.