Di sisi lain, Yurike mengatakan dirinya tidak ingin dipandang sebagai orang sakit yang harus dikasihani. Karena itu, ia memilih untuk tidak menceritakan kondisinya kepada banyak orang, termasuk saat syuting.

Yurike sebelumnya mengungkapkan dirinya pertama kali menyadari benjolan di payudara pada April 2025. Benjolan tersebut awalnya berukuran kecil dan tidak terasa sakit sehingga ia memilih mengabaikannya. Seiring waktu, benjolan itu membesar hingga seukuran bola tenis.

Kini, Yurike masih harus menunggu sekitar empat tahun lagi sebelum dokter menyatakan dirinya benar-benar sembuh. Ia mengatakan perlu melewati periode lima tahun sejak sel kanker dalam tubuhnya dinyatakan tidak aktif sebelum diperbolehkan menghentikan pengobatan.

"Iya, betul. Baru boleh tuh lima tahun saya stop obat. Stop obat sama copot ini nih. Saya kan pakai chemoport di sini," kata Yurike sembari menjelaskan chemoport yang digunakannya berfungsi sebagai pengganti suntikan infus.

Selama menanti periode tersebut, Yurike berusaha menjaga kesehatan dan asupan makanan. Ia juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan serta berada di lingkungan pertemanan yang positif untuk menjaga semangat menjalani pemulihan.

"Dekat-dekatlah sama Tuhan. Pegang tangan Tuhan. Banyak berdoa, banyak beribadah. Carilah teman-teman atau pergaulan yang bisa menyenangkan juga, bisa membuat kita terus semangat," ujarnya.

"Jauhin yang toksik. Lebih banyak untuk diri sendirilah, berbuat kebaikan terus, sabar, ikhlas. Habis mau gimana lagi, ya kan? Hanya itu. Kita mau gimana, soal umur kita enggak tahu. Pokoknya kita jalanin aja dulu," katanya.