Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengimbau pengelola website dan masyarakat untuk mewaspadai risiko keamanan ini. Kementerian Keuangan Jepang juga menangguhkan beberapa website dan layanan online sembari mengambil tindakan keamanan.

Kementerian Industri China mendesak organisasi dan pengguna untuk memeriksa sistemnya dan memperbaruinya ke PHP versi terbaru yang lebih aman. Mereka juga merekomendasikan penguatan pemantauan keamanan siber, serta memperbarui akun, password, dan kunci digital.

Otoritas keamanan siber di Singapura, Inggris, Australia, Kanada, dan Uni Eropa juga telah mengeluarkan peringatan serupa yang menekankan potensi dampaknya terhadap bisnis, badan pemerintahan, dan organisasi lainnya yang mengandalkan sistem berbasis PHP.