Para peserta mendapatkan demonstrasi pemanfaatan platform pembelajaran digital PIJAR serta materi penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membantu menyusun pengalaman belajar yang lebih inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Memasuki hari kedua, Jumat (23/10), program Telkom Mengajar menjangkau 537 siswa Sekolah Rakyat. Pada sesi ini, para karyawan TelkomGroup berpartisipasi sebagai relawan pendidikan untuk berbagi pengetahuan secara interaktif sesuai jenjang pendidikan.

Siswa SD dan SMP mendapatkan materi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), sementara siswa SMA mengikuti sesi Digital Awareness guna mengenali sains, teknologi, serta pemanfaatan ruang digital secara bijak.

Selain kegiatan pembelajaran, TelkomGroup menghadirkan sesi Telkom Peduli yang melibatkan sejumlah tokoh dari Kementerian Sosial, BP Danantara, Jamdatun RI, hingga praktisi dan pimpinan perusahaan. Sesi inspirasi ini memberikan ruang bagi para siswa untuk mendengar pengalaman langsung dan memperoleh perspektif baru mengenai masa depan.

Dukungan terhadap ekosistem belajar turut diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan komprehensif. Bantuan tersebut meliputi buku bacaan perpustakaan, paket alat sekolah, perangkat penunjang guru berupa hard disk dan flash disk, voucher Telkomsel, paket pembelajaran STEM, hingga dukungan konektivitas internet Indibiz dan platform PIJAR.