"Tolong panggil saya, saya sudah capek, sudah lelah, sering diomongin keluarga dan saudara. Ya jangan ghosting intinya. Saya pengin banget kerja, walaupun duitnya itu sekecil apapun," ucap Suci.

Kemudian ada juga Noven (39) asal Kramat Jati, Jakarta Timur. Pria yang telah mencari kerja sejak 2022 lalu turut mendatangi job fair di Gedung SMESCO hari itu demi mengadu nasib mendapatkan pekerjaan formal.

Noven bercerita sebelum ikut berjuang di bursa kerja, ia merupakan seorang pemilik usaha fotokopi. Namun, imbas pandemi COVID-19 melanda dan banyak sekolah hingga perkantoran mulai menerapkan digitalisasi, usahanya terpaksa gulung tikar.

Situasi ini memaksa Noven beralih menjadi pengemudi ojek online (ojol) sembari terus mencari lowongan kerja formal. Mulai dari mengirimkan CV secara daring melalui berbagai portal lowongan hingga mengikuti pelatihan kerja sudah dilakukan sejak empat tahun terakhir.

"Kendala umur sih saya, jadi susah masuk ke syarat perusahaan," ungkap Noven.