"Perempuan ini berjalan menuju ke wilayah Magelang Selatan (kota), sudah menserviskan HP-nya satu. Kemudian menjual satu HP-nya karena dia kehabisan uang. Pada saat kembali di halaman parkir salah satu kafe kopi pelaku AMN melihat sepeda motor Honda Genio yang terparkir kuncinya masih menempel," sambung Iwan.
Mengetahui ada sepeda motor yang kuncinya tertinggal, kata Iwan, AMN nekat mengambil sepeda motor tersebut. Sebelum meninggalkan lokasi, pelaku ini sempat dimintai uang parkir dan menyodorkan uang Rp 50 ribu mendapatkan pengembalian Rp 48 ribu.
"Setelah berhasil mengambil sepeda motor tersebut dan menuju ke kos, dia bersama pacarnya ini keluar dari kos kemudian ke Jogja. Setelah di Jogja, dia menuju ke Kendal," ujar Iwan.
"Di situ (Kendal) yang laki-laki AW menawarkan sepeda motor hasil curiannya tersebut melalui media sosial. Kemudian dijual di depan Masjid Al-Huda di Weleri, Kendal dengan harga laku Rp 5,1 juta. Saat itu ditawarkan harga Rp 6 juta," tambah Iwan.
Uang sebesar Rp 5,1 juta hasil kejahatan, berdasarkan pemeriksaan, kata Iwan, digunakan untuk memenuhi hidup.