Drajad menyebut pihaknya perlu berkoordinasi dengan pemerintah pusat, perangkat daerah hingga pihak kelurahan sebelum pembangunan fisik dimulai.

"Makanya kami lapor Ngarsa Dalem (Sultan HB X) dulu, nanti kami akan diskusi dengan kelurahan juga, dengan daerah lah dan lain-lain. Itu kan prosedur, ya," ujarnya.

Ia menambahkan pembangunan akan dilaksanakan sesegera mungkin setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Kata dia, persiapan juga mencakup pembentukan struktur organisasi, pemenuhan badan pelaksana pendukung, serta perekrutan dan pemetaan personel.

Menurut Drajad, pemenuhan personel Kodam XXVI/Mataram masih berlangsung secara bertahap. Selama proses pembangunan dan penataan organisasi berjalan, operasional awal Kodam akan ditempatkan di Markas Korem 072/Pamungkas, Kota Yogyakarta.

"(Kebutuhan personel) belum terpenuhi, karena ini kan baru. Tapi nanti berproses, sambil jalan semuanya nanti kita akan penuhi," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan penggunaan Tanah Kasultanan untuk pembangunan markas Kodam tetap harus mengikuti prosedur administrasi yang berlaku.