"Tapi membuka ruang atas partisipasi lebih banyak organisasi di luar mungkin, untuk kemudian bisa berbondong-bondong memberikan bantuan, baik logistik, teknologi yang terbarukan, dan lain-lain," sambungnya.
Reza turut memahami proses penelusuran pihak yang bertanggung jawab atas karhutla telah berjalan. Namun, menurutnya penanganan karhutla yang telah dilakukan perlu ditingkatkan agar dampak kebakaran dapat diminimalkan.
"Jadi saya membaca beberapa di kanal-kanal berita, prosesnya memang sudah berjalan, proses untuk mencari siapa dalang di balik peristiwa tersebut. Tapi kan kita sekarang enggak hanya harus fokus di situ, tapi kita harus fokus pada mitigasinya.
"Saya yakin dan juga bisa memahami di satu di satu pihak, gitu ya, bahwa ya upayanya memang dilakukan, tapi upaya itu perlu ditingkatkan," ujarnya.
Wendi Cagur terang-terangan mendorong agar rentetan musibah asap tersebut segera dipertimbangkan untuk dinaikkan statusnya menjadi bencana nasional.
Keresahan itu diungkapkan Wendi menyusul kepungan kabut asap yang makin meluas dan menyiksa fisik warga, khususnya di kawasan Kalimantan, Sumatra, hingga Papua.
"Tapi lebih nyiksa lagi ketika kita tinggal di suatu tempat di mana napas aja susah, pandangan aja sulit," kata Wendi merespons krisis tersebut.