"Saya mentoring Oliver kira-kira sejak umur 7 tahun, dia fast learner. Selama kurang lebih 3 tahun saya sudah melihat bakat dan potensinya luar biasa. Karakter balapnya juga matang, jadi dengan karakteristik itu saya merasa sayang jika kemampuannya tidak diasah di event balap Eropa fulltime," katanya dalam rilis kepada NadiKabar.
Berada di salah satu pusat perkembangan motorsport dunia memberikan Oliver kesempatan untuk mengasah kemampuannya lewat program latihan intensif dan berbagai kejuaraan internasional. Di tengah persaingan dengan pembalap-pembalap muda berbakat dari berbagai negara, ia dituntut untuk terus berkembang, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental.
Salah satu tonggak penting dalam perjalanan karier Oliver terjadi pada usia 10 tahun. Ia mendapatkan kesempatan bergabung dengan Tony Kart Racing Team. Kesempatan tersebut membawanya semakin dekat dengan persaingan karting internasional dan menjadi bagian penting dari proses pengembangan kemampuannya.
Sejumlah prestasi yang pernah diraihnya antara lain beberapa gelar juara di Kejurnas Eshark ROK Cup Indonesia tahun 2020-2022 di kelas cadet dan mini, 5 Podium di kelas Mini Gr.3 bersama Toni Kart pada WSK Open Series, Italian Championship, dan Trofeo Margutti tahun 2024, Juara di Asia ROK Cup 2026 di kelas junior Sentul.