NADIKABAR.COM β Polres Metro Bekasi mengungkap detik-detik mencekam kecelakaan maut di Bekasi, Jawa Barat, yang melibatkan truk molen hingga menewaskan enam orang hari ini, Minggu (1/11).
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali melaporkan sebanyak enam orang meninggal dunia dalam kecelakaan truk molen yang menabrak kerumunan di halte Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
"Pengemudi menerangkan bahwa dirinya sudah tidak bisa mengendalikan kendaraan karena tidak dapat melakukan pengereman," kata Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali kepada NadiKabar di lokasi kejadian.
Rojali menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Truk molen tersebut melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang.
Berdasarkan keterangan pengemudi dan sejumlah saksi, truk tidak terkendali saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI.
Pengemudi sempat berupaya menghentikan kendaraan dengan menabrakkan truk ke tembok gerbang kampus BSI.Β Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga truk bermuatan adonan semen itu menabrak 12 orang yang sedang berada di halte.
"Korban saat kejadian memang sedang menunggu bus di halte. Enam orang meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Rojali.
Enam korban meninggal dunia telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima lainnya dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
Sementara itu, enam korban luka-luka menjalani perawatan di rumah sakit berbeda. Empat korban dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.
"Total korban ada 12 orang, terdiri atas perempuan, laki-laki, hingga anak-anak," katanya.
Polisi telah mengamankan pengemudi truk untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Petugas juga masih menunggu kedatangan alat berat untuk mengevakuasi truk yang menutupi sebagian ruas jalan.
Rojali mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengemudi dan perusahaan pemilik truk untuk mendatangkan alat berat berupa derek guna mengevakuasi kendaraan tersebut. Selama proses evakuasi, polisi akan melakukan penutupan jalan.
Polisi menduga kecelakaan maut itu dipicu truk molen mengalami rem blong.
"Setiba dilokasi kejadian Kendaraan Truck B-9548-MV mengalami rem blong (jember rem pecah), sehingga tidak bisa menguasai kemudi dan oleng ke kiri " kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Joko Sembodo dalam keterangannya, Minggu (1/11).
Akibatnya, kendaraan berukuran besar itu menabrak kerumunan orang yang sedang berada di depan tembok bangunan di kiri jalan.
Kendati demikian, Joko menyebut pihaknya masih mendalami lebih lanjut ihwal penyebab kecelakaan yang menewaskan enam orang tersebut.
"Penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam proses penyelidikan," ucap dia.