Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi diharapkan dapat meningkatkan konektivitas di Sumatera Barat, termasuk menjadi jalur alternatif ketika jalur utama seperti Lembah Anai mengalami gangguan akibat bencana. Kehadiran tol juga diharapkan memperlancar perjalanan masyarakat dan distribusi logistik antardaerah.

Dalam kesempatan itu, Koentjoro menyoroti pentingnya komunikasi dan pendataan yang akurat sebelum pembangunan memasuki tahap berikutnya. Masukan masyarakat, termasuk mengenai status kepemilikan dan penggarapan lahan, akan jadi evaluasi Hutama Karya dalam pelaksanaan sosialisasi dan konsultasi publik.

Sementara itu, Andre menegaskan dukungan pemerintah pusat harus diikuti dengan penyelesaian persoalan masyarakat. Dia meminta agar rencana trase, lahan pertanian, sistem irigasi, akses antarkampung, dan mekanisme ganti kerugian dibahas secara terbuka bersama warga.

"Saya sampaikan kepada Pak Presiden, tolong bangun tol itu untuk Sumatera Barat. Alhamdulillah, beliau memahami kebutuhan kita dan memerintahkan Menteri PU untuk menindaklanjutinya," ujar Andre.