Bobby menambahkan, KAI menyiapkan pengadaan 23 trainset baru yang ditargetkan rampung dalam waktu 2 hingga 3 tahun, di mana 8 rangkaian di antaranya bersifat mendesak untuk segera dipenuhi. Seluruh proses pengadaan ini diserahkan kepada INKA, yang memiliki keleluasaan dalam memproduksi sarana secara mandiri maupun bekerja sama dengan produsen luar negeri, selama tetap melibatkan industri dalam negeri.
“Kami memberikan kepercayaan penuh kepada INKA untuk memproses pengadaan 23 trainset ini. INKA memiliki fleksibilitas untuk menentukan skema produksi, baik manufaktur mandiri maupun bermitra dengan pihak internasional, dengan ketentuan wajib bekerja sama dan melibatkan industri dalam negeri,” jelas Bobby.
Sepanjang Januari–Oktober 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 303.792.024 pelanggan, dengan rata-rata 999.316 pelanggan per hari. Besarnya kebutuhan perjalanan tersebut menjadi acuan manajemen dalam menjaga kesinambungan pelayanan dan kesiapan sarana.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa uji coba KRL INKA rangkaian kedelapan dilakukan di luar jam sibuk untuk mengevaluasi kesiapan teknis dan keselamatan.