Dianjurkan pula kepada umat Islam untuk makan dari apa yang berada di sisi terdekat terlebih dahulu. Rasulullah SAW bersabda:

"Wahai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari apa yang ada di dekatmu." (HR Muslim)

Makan dan minum sambil berdiri tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits, Anas Bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah menyebut perbuatan makan sambil berdiri sebagai perbuatan yang buruk. Rasulullah SAW bersabda:

"Kalau makan (sambil berdiri) maka itu lebih buruk dan keji." (HR Muslim)

Mengenai larangan meniup makanan dan minuman, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Apabila kalian minum, janganlah bernapas di dalam gelas, dan ketika buang hajat, janganlah menyentuh kemaluan dengan tangan kanan." (HR Bukhari)

Sesuatu yang berlebihan dilarang dalam ajaran Islam. Sifat berlebihan berdampak negatif dan merugikan, termasuk dalam kegiatan makan dan minum.

Islam mengatur tata cara makan dan minum, termasuk anjuran agar tidak makan dan minum secara berlebihan. Bahkan, dalam Al-Qur'an Surah Al A'raaf ayat 31, Allah SWT berfirman:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

Artinya: "Wahai anak cucu Adam! Pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebihan."