NADIKABAR.COM — Islam mengakui keberadaan penyakit ain yang nyata. Rasulullah SAW bahkan menganjurkan umatnya untuk waspada.

Penyakit ain timbul akibat pandangan mata seseorang yang dapat berdampak buruk, bahkan berbahaya bagi orang yang dipandang. Lantas, bagaimana penjelasan para ulama mengenai penyakit ain ini? Apa bacaan doa terhindar dari ain yang diajarkan Rasulullah SAW?

Dilansir NU Online, para ulama memberikan definisi yang sangat rinci mengenai penyakit ain:

Syekh Ibnu Hajar Al-'Asqalani dalam kitab Fathul Bari mendefinisikan ain adalah pandangan takjub yang bercampur dengan rasa iri dengki dari seseorang yang bertabiat buruk, sehingga menimbulkan bahaya bagi orang yang dilihatnya.

Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir mendefinisikan ain sebagai pandangan kepada sesuatu dalam keadaan lalai dengan rasa kagum atau dengki tanpa disertai zikir kepada Allah SWT.

Dari rumusan tersebut, ain terbagi menjadi dua jenis:

Ain Hasad: Pandangan mata yang lahir dari jiwa yang buruk, penuh rasa iri, dengki, dan berniat buruk terhadap orang yang dipandang.