Pada hari kedua, Sabtu (7/11/2026), peserta berlatih menggunakan sistem LLMNetOps untuk menangani berbagai skenario gangguan jaringan yang umum terjadi di lingkungan kampu, termasuk keamanan siber berbasis AI dan pemanfaatan AI generatif untuk mendukung operasional kampus secara lebih luas.
Dalam workshop ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep dan arsitektur AI generatif lokal, sekaligus menginstal dan mengoperasikan LLMNetOps secara mandiri sekaligus memiliki rancangan implementasi berdasarkan kebutuhan prioritas serta kapasitas perangkat keras yang tersedia.
βHarapannya, sistem ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan di institusi masing-masing. Kami ingin membangun komunitas praktisi antarperguruan tinggi agar dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan solusi dalam menghadapi permasalahan pengelolaan jaringan,β ujarnya.
Tim LLMNetOps juga akan menyelenggarakan online workshop untuk memantau dan mendampingi perkembangan implementasi sistem di masing-masing institusi peserta.
Seluruh materi, panduan teknis dan perangkat yang digunakan tersedia secara terbuka dan gratis, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lebih lanjut maupun pelatihan internal bagi tenaga teknis di institusi masing-masing.
Melalui pengembangan LLMNetOps, UB berupaya mendorong pemanfaatan teknologi AI yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional jaringan, tetapi juga memperhatikan keamanan data dan kemandirian institusi. "Kolaborasi ini menjadi langkah untuk memperkuat ekosistem jaringan pendidikan dan riset di Indonesia," ujar Arief.