NADIKABAR.COM — Dubai AI Festival 2026 dibuka pada Senin (26/10), dengan lebih dari 100 perusahaan China yang berpartisipasi, menurut Dubai World Trade Centre.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini mempertemukan sejumlah perusahaan teknologi, investor, pembuat kebijakan, dan para ahli untuk mengeksplorasi perkembangan dalam kecerdasan buatan (AI) serta penerapannya di berbagai bidang bisnis, industri, dan layanan publik.
Arif Amiri, CEO Otoritas Pusat Keuangan Internasional Dubai (Dubai International Financial Centre Authority), mengatakan kepada Xinhua bahwa partisipasi Tiongkok yang kuat mencerminkan peran penting yang dimainkan perusahaan-perusahaan Tiongkok dalam memajukan teknologi AI dan inovasi digital. Amiri mengatakan kehadiran mereka menawarkan peluang untuk bertukar keahlian, menjajaki bidang-bidang baru dalam kerja sama dan investasi, serta memperkuat kemitraan antara kalangan bisnis Tiongkok dan Uni Emirat Arab (UEA). Para perwakilan dari peserta pameran Tiongkok menyatakan bahwa acara itu menyediakan platform untuk memamerkan solusi teknologi mereka, menjalin koneksi dengan investor dan berbagai institusi, serta menjajaki kemitraan yang bertujuan memperluas kehadiran mereka di pasar regional. Dubai terus berupaya memantapkan posisinya sebagai pusat teknologi dan inovasi global dengan menarik perusahaan teknologi canggih, investasi, dan talenta khusus.