NADIKABAR.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) membentuk tim investigasi setelah cucu anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe (TP) meninggal pascadilahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount Makassar. Tim investigasi menemukan Standar Operasional Prosedur (SOP) hingga Sumber Daya Manusia (SDM) di rumah sakit tersebut bermasalah.
Diketahui, putri Taufan Pawe, Nura Adiva Paradiba melahirkan melalui persalinan caesar di RSIA Paramount Makassar pada Senin (10/8). Cucu Taufan Pawe awalnya lahir dalam kondisi fisik sehat dan pihak RS memberikan persetujuan pulang kepada bayi dan orang tuanya setelah tiga hari.
Namun bayi tersebut mendadak mengalami perubahan pada fisiknya. Orang tua bayi sempat menyampaikan keluhan atas perubahan fisik anaknya. Kendati begitu, pihak RS dianggap tidak memberikan tindakan yang signifikan.
Gejala yang dialami bayi membuatnya meninggal dunia di RSIA Paramount Makassar pada Kamis (13/8). Bayi meninggal sebelum dipulangkan orang tuanya dari rumah sakit.
"Hari ketiga setelah lahir (meninggal dunia), kalau tidak salah 13 Agustus, waktu sudah ada persetujuan untuk dipulangkan," ungkap kuasa hukum keluarga, Hasnan Hasbi kepada NadiKabar, Sabtu (22/8).
Hasnan menyayangkan pelayanan pihak rumah sakit. Dia mengaku, bayi itu tidak langsung mendapatkan penanganan khusus baik dirawat di inkubator maupun Intensive Care Unit (ICU).
"Tidak ada penanganan khusus. Itu kan kalau seperti itu ada kelainan, ada gejala kelainan (seharusnya ada penanganan khusus). Nah, ini ndak ada," tuturnya.