Melalui kegiatan ini, Dispusip DKI membekali peserta dengan berbagai keterampilan, mulai dari pembangunan karakter, citra diri, public speaking, hingga kepenulisan.

Nasrudin berharap berbagai pembekalan tersebut dapat memperluas pemahaman peserta mengenai makna literasi. Sebab, literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, mengembangkan kreativitas, serta meningkatkan kepedulian sosial.

Ia juga mengatakan literasi adalah sarana menumbuhkan empati dan karakter kepemimpinan masa depan.