"Yang terburuk adalah jika dia (Infantino) terus melanjutkan pemilu tanpa melalui pemilu," kata Tashima dikutip dari AFP.

Tashima juga menyinggung keputusan FIFA era Infantino yang mencabut larangan bermain bagi pemain Amerika Serikat Folarin Balogun di Piala Dunia 2026. Keputusan mendadak itu diduga buntut intervensi Presiden AS Donald Trump.

Selain itu, Tashima juga mengkritik masalah izin pembatasan perjalanan atau VISA yang diberlakukan otoritas AS pada tim Iran di Piala Dunia.

Tashima yang mendapat dukungan penuh dari JFA, mengungkapkan pencalonannya sebagai presiden FIFA bukan sekadar menang atau kalah. Ia bertekad mengembalikan integritas ke dalam tubuh FIFA.