"Ini cukup dominan pada transaksi ekspor Jawa Barat ke Pakistan," ungkapnya.

Selain komoditas yang sudah menjadi andalan, sejumlah produk lain dinilai berpotensi dikembangkan di pasar Pakistan. Produk tersebut antara lain fesyen, seperti topi dan pakaian olahraga, beras dari Cianjur, kopi, produk perawatan kulit, hingga kerajinan tangan.

Langkah ini diharapkan dapat mempertemukan produsen lokal dengan calon pembeli dari Pakistan sekaligus memperluas jaringan pemasaran produk Jawa Barat ke luar negeri.

"Saya optimistis bahwa sinergi antara pelaku usaha Jawa Barat dan para delegasi Pakistan akan membuka arus perdagangan yang semakin kuat dan saling menguntungkan kedua belah pihak," tuturnya.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Pakistan Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo menilai peluang peningkatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Pakistan masih terbuka lebar.

Ia menyinggung kerja sama perdagangan kedua negara melalui Preferential Trade Agreement (PTA) serta harapan pengembangan kerja sama menuju Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Ini merupakan peluang besar bagi kita untuk meningkatkan hubungan ekonomi. Saya berharap kehadiran kami di sini dapat dimanfaatkan dengan baik," ujar Chandra.