Menurutnya, mahasiswa memiliki peluang untuk terlibat langsung dalam menentukan arah ketenagalistrikan Indonesia di masa depan, termasuk melalui peran dalam perumusan kebijakan.

β€œMari kita nyalakan lampu-lampu di Indonesia. Tidak hanya menyalakan listrik, tapi menyalakan anak muda yang berani memberikan gagasan, berani memberikan ide," ujarnya.

Koordinator Humas dan Layanan Informasi Publik Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Pandu Satria Jati menyampaikan bahwa Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034 yang disahkan oleh Menteri ESDM memiliki banyak peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi.

Dalam 10 tahun, akan dibangun total pembangkit sebesar 69,5 GW, jaringan transmisi sebesar 47,758 kms, dan gardu induk sebesar 107.950 MVA.