"Konsepnya mewah. Mewah bukan rumahnya, tapi lampunya," ujar Fajar sambil bercanda.
Bagi Fajar, kemewahan sebuah rumah bukan semata-mata ditentukan ukuran bangunan atau mahalnya perabotan. Ia justru menganggap kehadiran orang-orang terdekat sebagai hal yang lebih penting.
"Gak apa-apa rumah sederhana, yang penting banyak orang daripada rumah gede tapi kesepian," tuturnya.
Saat ini, rumah tersebut sudah dilengkapi sejumlah barang perlengkapan, seperti televisi, gitar-gitar miliknya, tempat tidur, dan bantal. Fajar mengaku masih ingin melengkapi perabotan rumah secara bertahap sesuai dengan kemampuan finansialnya.
Salah satu rencana yang ingin diwujudkan adalah membangun studio gaming pribadi di kamarnya. Ia berencana membeli kursi gaming dan komputer untuk menunjang hobinya tersebut.