Hingga kini belum diketahui siapa sosok yang mengirim karangan bunga tersebut karena pada papan hanya tercantum keterangan "Istri Sah Suami" sebagai pihak pengirim, tanpa nama maupun identitas lain yang dapat menunjukkan siapa pengirim sebenarnya. Pihak PN Surabaya juga tidak memberikan informasi mengenai identitas pengirim ataupun alasan karangan bunga itu ditujukan kepada Irene.
"Orang luar kirim karangan bunga untuk orang yang biasa ke PN," kata Pujiono.
Selain identitas pengirim, belum ada keterangan resmi mengenai pria yang disebut sebagai suami dalam pesan tersebut sehingga hubungan tim redaksi pria itu dengan Irene maupun pengirim karangan bunga belum dapat dipastikan.
Informasi mengenai kehamilan yang tertulis dalam karangan bunga juga masih sebatas pesan yang dicantumkan pengirim dan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
Karangan bunga yang sempat mencuri perhatian di halaman PN Surabaya tersebut kini sudah tidak terlihat setelah dipindahkan petugas keamanan tidak lama setelah berada di lokasi.