Saat tiba di lokasi kejadian, api sudah berkobar menjalar ke bagian wall climbing dari bahan mudah terbakar. "Saat kami datang api sudah dalam kondisi membakar wall climbing. Penanganan dilakukan sekitar 30 menit mengingat sebagian material sudah ludes terbakar," kata Indrahadi.
Dugaan penyebab terbakarnya wall climbing setinggi 20 meter itu berasal dari percikan api alat las. Sebab saat itu, ada beberapa orang yang sedang melakukan perbaikan dudukan wall climbing.
"Menurut keterangan pegawai, pada saat mengelas dudukan di atas, pegawai tidak menyadari adanya percikan api yang terkena pada terpal di bagian belakang wall climbing. Ketika akan istirahat pegawai melihat api sudah membesar," ungkap Indrahadi.