NADIKABAR.COM — Fenomena haze atau udara kabur kembali menyelimuti Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (19/10). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat kurangi aktivitas berat di luar ruangan untuk mencegah gangguan pernapasan.

Haze adalah fenomena atmosfer yang disebabkan oleh partikel-partikel kecil yang mengaburkan pandangan dan mengurangi kejernihan langit. Fenomena ini kerap terjadi ketika ada akumulasi debu, asap, atau uap air di atmosfer yang menghalangi cahaya.

Fenomena yang tengah terjadi di Labuan Bajo ini lantas diduga akibat asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Tidak hanya Labuan Bajo, fenomena haze juga muncul di banyak wilayah lain di NTT.

Udara kabur di Labuan Bajo yang terjadi awal pekan ini membuat warga mengalami mata perih.