Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut acara ini. Dengan melibatkan komunitas dari berbagai daerah, festival mengajak pengunjung untuk tidak hanya menyaksikan kebudayaan sebagai pertunjukan, tetapi juga mengenal nilai dan pengetahuan yang hidup di baliknya.

Dalam acara puncak festival, pagelaran budaya nusantara bertajuk "Mari Bersama merawat akar budaya" melibatkan 200 seniman dalam perjalanan artistik yang merangkai ragam budaya dari Sabang sampai Merauke.

Selain pagelaran seni, festival menghadirkan Pameran dan Kegiatan Interaktif 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) bersama komunitas budaya. Pengunjung dapat mengenal manuskrip dan tradisi menulis lontar, ritus daur hidup Jawa, permainan rakyat, Hikayat Aceh, dongeng Nusantara, membatik, musik Sape Dayak, pencak silat, teknologi tempa tradisional, hingga adat Malam Bainai dari Sumatera Barat.

Berbagai kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan belajar langsung bersama para pelaku budaya.