"Di sound (horeg) ini tidak begitu efektif, dan signifikan untuk menambah pundi-pundi rejeki saya. Saya lebih ke hobi, dan senang kumpul dengan saudara-saudara," ujar Budi.

Dia menyakini, rejeki itu bisa didapat dengan usaha yang lain, tidak hanya dari dunia sound horek saja. Budi bahkan mengaku siap membantu acara-acara yang sifatnya positif, seperti pengajian.

"Kalau ada yang menghendaki, Mas Budi soundnya untuk pengajian di Alun-alun Solo, atau Alun-alun Karanganyar, saya berangkatkan. Untuk kemaslahatan kita berangkatkan. Bagi saya untuk sodakoh," ucapnya

Diberitakan sebelumnya, Pria yang akrab disapa Budi menyampaikan, pernyataannya waktu itu sebagai sebuah kekhilafan. Diketahui, dia juga sudah bertemu dengan MUI Karanganyar untuk menyampaikan permohonan maafnya.

"Saya sendiri sudah sampaikan saya khilaf dari pernyataan saya itu. Saya juga sudah menyampaikan dari hati yang benar-benar tulus, bahwasannya saya khilaf. Dan saya tobat," kata Budi, saat dihubungi awak media, Kamis (10/9/2026).