NADIKABAR.COM — Pascapandemi yang sempat menahan laju industri musik Tanah Air, Ketua DPD Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) DKI Jakarta, Ussy Pieters, menggebrak panggung musik melalui gelaran festival parade band se-Jabodetabek.Acara yang diikuti oleh 24 kelompok musik ini menjadi langkah perdana Ussy usai resmi dilantik memimpin DPD PAPPRI DKI Jakarta. Festival ini tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi untuk membakar kembali semangat berkarier para musisi lokal.

"Sebenarnya saya buat acara ini buat ngangkat para musisi, jadi kita silaturahmi. Karena kan setelah dampak pandemi posisi mereka vakum, jadi saya bikin ini buat semangat berkarier terus," ujar Ussy Pieters saat ditemui di Jakarta, Minggu (26/10/2026).

Keberagaman musik menjadi daya tarik utama festival ini. PAPPRI DKI membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai genre musik untuk tampil di satu panggung.

"Genre bandnya di sini banyak banget, ada keroncong, dangdut, melayu, latin, macam-macam deh. Harapannya agar para musisi tetap berkarya dan maju terus," tutur Ussy Pieters.

Gebrakan parade band se-Jabodetabek ini menjadi awal dari rangkaian program kerja PAPPRI DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya. Ussy membocorkan agenda besar berikutnya yang menyasar nostalgia musik Tanah Air.

"Setelah ini banyak acara lagi sih, karena kan saya dari DKI, setelah ini akan ada festival tembang lagu tahun 70-an," katanya.

Selain sibuk mengurusi organisasi dan ekosistem musik, Ussy Pieters tetap aktif berkesenian. Ia mengomandani tiga kelompok band dan baru saja meluncurkan karya terbaru berupa single bertema spiritual.

"Saya ada lagu saya sendiri, single judulnya 'Sampai Kapan'. Itu lagunya berbicara ke Tuhan tentang kita mau sampai kapan," tutupnya.