NADIKABAR.COM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah otonomi Tibet, China, Kamis, dan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memperingatkan potensi kerusakan yang meluas.

Gempa terjadi pada pukul 22.33 waktu setempat atau 14.33 GMT (21.33 WIB) di kedalaman 10 kilometer, sekitar 183 kilometer dari Kota Nagqu di bagian utara wilayah otonomi bernama resminya Xizang itu.

USGS mengeluarkan peringatan kuning untuk potensi korban jiwa, yang berarti sejumlah orang mungkin tewas. Lembaga itu juga mengeluarkan peringatan oranye untuk potensi kerugian ekonomi.

Peringatan oranye menandakan kemungkinan kerusakan signifikan dengan dampak yang dapat meluas. USGS memperkirakan kerugian ekonomi kurang dari satu persen produk domestik bruto (PDB) China.