Meski mengusung konsep modern, identitas Minangkabau tetap menjadi bagian penting dalam desain stadion. "Ini stadion modern, tapi tentu tidak melupakan ciri khas Sumatera Barat. Di dindingnya ada fasad yang menggambarkan rumah adat Minangkabau. Gonjong sembilan yang selama ini menjadi ikon stadion juga akan dibangun kembali di taman. Di depan gerbang utama juga akan dibangun semacam gerbang gonjong," jelas Andre.
Menurutnya, konsep tersebut penting karena Stadion H. Agus Salim bukan sekadar fasilitas olahraga, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Sumatera Barat. "Semua kita akomodir karena inilah stadion kebanggaan Sumatera Barat, kebanggaan urang Minang," ujarnya.
Pembangunan Stadion H. Agus Salim ditargetkan selesai pada awal 2028. Stadion tersebut diharapkan dapat kembali menjadi kandang Semen Padang FC pada musim 2028/2029. "Kalau Semen Padang bisa menempati ini, tentu di musim 2028/2029. Jadi dipastikan Semen Padang akan menjadi tim musafir dua tahun," kata Andre.
Ia meminta dukungan seluruh masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai target.
Andre juga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat selaku pemilik aset serta Pemerintah Kota Padang memberikan dukungan penuh selama proses pembangunan berlangsung.
Pembangunan stadion dilaksanakan PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya melalui kerja sama operasi (KSO). Setelah proses pembongkaran selesai, kawasan stadion akan ditutup untuk pekerjaan konstruksi. Andre menyebut penutupan areal stadion direncanakan mulai 20 September 2026. "Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat agar proyek ini bisa cepat selesai. Mudah-mudahan awal 2028 sudah selesai," katanya.
Selain Stadion H. Agus Salim, Andre menyebut pemerintah Presiden Prabowo juga tengah mendorong pembangunan sejumlah infrastruktur strategis di Sumatera Barat, termasuk Flyover Sitinjau Lauik dan rencana pengembangan jalan tol.
Ia berharap berbagai proyek tersebut semakin memperkuat konektivitas sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi Sumatera Barat. "Sekali lagi, terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo. Ini adalah bukti komitmen pemerintah Presiden Prabowo untuk membangun Sumatera Barat," tutup Andre.