Untuk mengatasinya, orang tua dapat mulai dengan membangun jadwal makan yang konsisten, yakni tiga kali makanan utama dan dua kali makanan kecil. Sajikan menu yang bervariasi dengan porsi sesuai usia dan kebutuhan anak, serta perhatikan tekstur makanan agar sesuai dengan tahap perkembangannya. Waktu makan juga sebaiknya dibatasi hingga sekitar 30 menit dan dilakukan tanpa distraksi seperti televisi atau gadget.

Yang tidak kalah penting, hadapi GTM dengan pendekatan yang positif dan tanpa paksaan. Orang tua dapat menciptakan suasana makan yang menyenangkan, mengajak anak makan bersama keluarga, serta memberi kesempatan untuk makan sendiri sesuai kemampuannya. Jika anak tetap mengalami kesulitan makan meski berbagai cara telah dilakukan, konsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi dapat menjadi langkah untuk memastikan tidak ada masalah medis dan mendapatkan penanganan yang sesuai.