Sebagai bentuk apresiasi sekaligus peningkatan kapasitas kepemimpinan, Gubernur Pramono memberikan kesempatan kepada 10 lurah finalis BSA 2026 untuk mengikuti program pembelajaran ke luar negeri. Negara tujuan akan ditentukan kemudian, dengan sejumlah pilihan di kawasan ASEAN, Jepang, dan Tiongkok.
"Saya ingin 10 finalis ini melihat dunia, membandingkan dengan negara-negara yang manajemennya lebih baik dan lebih maju. Jangan sampai wawasannya hanya terbatas pada lingkungan sendiri," katanya.
Gubernur kemudian meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta untuk menyebarluaskan inovasi serta praktik baik para finalis, agar dapat menjadi inspirasi bagi seluruh kelurahan.
Pramono juga mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan wilayah. Dari 10 finalis, terdapat empat lurah perempuan, yang dua di antaranya berhasil menang yaitu Lurah Utan Kayu Selatan, Ria Handayani, dan Lurah Kelapa Gading Timur, Nani.
Ia juga menyoroti penurunan jumlah RW kumuh di Jakarta dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026, atau berkurang sekitar 52,6 persen.