"Gunung Semeru mengalami 30 kali letusan dalam 6 jam dengan beberapa Letusan disertai dengan suara dentuman," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya yang diterima NadiKabar, Selasa (15/9/2026).

Dalam laporan tersebut, petugas mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan.