"Awal mula munculnya kecurigaan berawal dari kebiasaan sekolah yang seharusnya telah selesai pada siang atau sore hari. Namun dalam beberapa kesempatan masih terlihat dua sepeda motor berada di lingkungan sekolah," kata warga yang meminta dirahasiakan identitasnya itu, saat ditemui Selasa (8/9/2026).
"Pulang sore terus. Terus ada motor dua. Awalnya tidak curiga. Curiga-curiganya kok sering seperti itu dan pintu tertutup," imbuh dia.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah warga. Mereka mempertanyakan keberadaan dua kendaraan yang kerap terlihat di sekolah hingga sore hari, sementara pintu sekolah dalam keadaan tertutup.
Pertanyaan serupa juga disebut muncul dari kalangan komite sekolah. Namun, warga maupun komite tidak langsung menanyakan hal tersebut kepada dua orang yang dimaksud, tapi meminta penjelasan dari pihak sekolah lainnya.
Warga itu bercerita bahwa keberadaan motor milik kepsek dan guru tersebut ternyata juga menjadi perhatian murid. Para siswa yang kebetulan tengah bermain di sekitar sekolah mempertanyakan adanya motor kepala sekolahnya dan guru hingga sore.
"Ada siswa tanya ke saya soal kepala sekolah dan guru tersebut sering berdua di sekolah sampai sore," kata dia.
"Pintunya tutupan. Saya penasaran, tak gedor-gedor," ujar dia menirukan ucapan si siswa.
Desas-desus mengenai hubungan keduanya, kata dia, sebenarnya telah berkembang cukup lama dan mulai terdengar luas di lingkungan masyarakat sebelum bulan Ramadan tahun ini.